Tautan Berita Detik.Net

Dommy asyar Headline Animator

Tampilkan postingan dengan label Sejuta Manfaat Dari Kacang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejuta Manfaat Dari Kacang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 November 2012

Manfaat Kacang Hijau



Manfaat Kacang Hijau
Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak. Namun selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Nutrisi Penting
Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan  kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

Protein Tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.

Kalsium  dan fosfor
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Lemak Rendah
Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan/minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Vitamin B1 (tiamin)
  • Untuk pertumbuhan. Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.
  • Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan.
    Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
  • Sumber energi
    Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
  • Memaksimalkan kerja syaraf
    Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul.
  • gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress.

Vitamin B2 (riboflavin)
  • Membantu penyerapan protein di dalam tubuh
    Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.

Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti:
  • Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
  • Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
  • Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
  • Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.  

Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan

Kacang hijau atau phaseolus aureus berasal dari
famili Leguminoseae alias polong-polongan. Sebagai makanan, tanaman
tersebut dapat menghasilkan berbagai masakan, mulai dari aneka
panganan kecil, bubur, sampai kolak.
Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan
merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor.
Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu
masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber
protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering
dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan
mempunyai rambut lebat.
Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein dan karena kacang hijau kaya akan protein, maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk
memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang
sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi.
Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik.
Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak  jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan.
Awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri, selanjutnya
dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses
pertumbuhan.
Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan
makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pada pertumbuhan tubuh dapat
diperbaiki.
Dengan mengkonsumsi kacang hijau maka akan membantu meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan, karena secara tidak
langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan
pertumbuhan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang  engindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
SUMBER ENERGI
Kacang hijau juga dapat dijadikan sebagai sumber energi karena
mengandung vitamin B1. Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang
berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi
energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan
dalam memecah karbohidrat.
Kacang Hijau dapat memaksimalkan kerja syaraf  yang terganggu akibat
oksidasi karbohidrat yang terhambat. Penelitian pada sekelompok orang
yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang yang sedang stress.

Kacang hijau juga mengandung vitamin B2 yang membantu penyerapan
protein di dalam tubuh . Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2
dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambah kacang hijau juga memiliki
manfaat antara lain:

a.Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
b. Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
c. Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar
pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
d. Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan

kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh. Mega (Mega/vibizlife.com)

ManfaatKacang Hijau

Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus / Green Gram / Mung Bean / Green Soy) merupakan makana yang banyak kita jumpai dimana-mana !

Bentuknya yang kecil dan dapat diolah menjadi makanan serta minuman yang lezat membuatnya disukai. Namun siapa kira bahwa di balik bentuknya yang sangt kecil ternyata kacang hijau memiliki kandungan vitamin dan gizi yang padat.

Oleh karena itulah dalam setip acara, Posyandu misalnya, kacang hijau ini yang diperkirakan berasal dari negara India ini tidak pernah luput untuk diberikan pada balita. Vitamin yang paling menonjol dari kacang hijau adalah vitamin B2. Dimana awalnya, Vitamin B1 (tiamin)
dikenal sebagai anti beri-beri serta dinilai manfaat juga untuk membantu preses pertumbuhan seorang munusia. Disamping itu juga B1 juga bertugas untuk mengaksimalkan pengubahan karbonhidrat menjadi tenaga (energi), sehingga kacang hijau dapat menjadi sumber pembangkit stamina.Sedang vitamin B2 (riboflamin) juga berperan penting dalam pertumbuhan sebagai salah satu famili leguminoceae, kacang hijau mengandung protein tinggi yakni 24 persen. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik.

Telah disadari bahwa daya cerna protein kacang-kacangan tidak setinngi protein hewani. Protein kacang-kacangan (hewani) umumnya memiliki asam amino pembatas lebih banyak, sehinngga pemanfaatannya oleh tubuh tidak dapat menandingi protein hewani,

Disamping itu yang terkandung dalam kacang hijau pun cukup rendah, sehingga baik mereka yang menginginkan diet makanan ini (kacang hijau) dapat menjadi pilihan yang tepat dengan beragan bentuk penyajian. misalnya dibuat menjadi bubur kacang hijau, es, kue, sebagai bahan tambahan dalam jenis minuman tertentu seperti es atau es teler.

Besarnya Manfaat Sari Kacang Hijau

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.

Kacang hijau adalah sumber yang bagus untuk protein, karbohidrat komplek dan vitamin B. Kacang hijau juga dapat menurunkan kolesterol karena kaya serat. Studi menunjukkan bahwa serat yang tinggi mencegah gula darah naik terlalu cepat setelah makan, sehingga baik untuk penderita diabetes . Kacang hijau kaya akan vitamin B, bagus untuk penderita penyakit maag karena bersifat alkali atau basa.

Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg. Selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.
Pembuatan Sari kacang Hijau
Bahan:
1. 1genggam kacang hijau
2. 2 gelas air

Cara membuat:
1. Cuci bersih kacang hijau, tiriskan.
2. Masukkan kacang hijau ke dalam panci bergagang, tambahkan air, rebus
3. Aduk sesekali, sampai air kacang hijau berwarna merah
4. Angkat.
5. Saring, dan dinginkan.
6. Sajikan.

Diolah dari berbagai sumber


 


Manfaat Kacang Tanah Bagi Jantung



MANFAAT KACANG TANAH BAGI JANTUNG

Manfaat Kacang Tanah Untuk Penyakit Kanker dan Jantung Beta-sitosterol (SIT), sejenis phytosterol, telah terbukti dapat menahan Pertumbuhan sel-sel kanker sekaligus melindungi seseorang dari penyakit jantung. SIT mungkin memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar, prostat dan payudara. Hasil penelitian yang menggembirakan ini dapat ditemukan dalam Nutrition and Cancer (Vol.38, No.2).
Phytosterol adalah senyawa alami yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis tumbuhan. Bentuk phytosterol yang paling umum adalah beta-sitosterol, kampesterol, dan stigmasterol, dan ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada beberapa jenis minyak tumbuhan, baik biji-bijian maupun polong-polongan, seperti kacang tanah. Sama dengan berbagai komponentumbuhan lainnya, phytosterol melindungi seseorang dari penyakit kanker dengan beberapa
cara, termasuk mencegah penyebaran dan merangsang matinya sel-sel tumor,sertamengubah beberapa hormon yang penting untuk pertumbuhan sel-sel tumor. Dalam studi terbaru yang dipublikasikan dalam Anticancer Research, dua kelompok tikus kecil yang ditumbuhi dengan sel-sel kanker payudara manusia diberi diet phytosterol dan kolesterol. Ukuran tumor pada tikus-tikus yang mengkonsumsi phytosterol ditemukan 33 % lebih kecil dan 20 % lebih sedikit menyebar ke kelenjar getah bening dan paru-paru daripada kelompok yangmengkonsumsi kolesterol.  
Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa phytosterol yang dapat dengan mudah ditambahkan dalam diet kita, menawarkan suatu cara yang cukup mudah dan praktis untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker payudara. Secara tradisional, para peneliti sudah lama melirik manfaat sterol pada tanaman dalam mencegah penyakit jantung. Ada setumpuk bukti yang memperlihatkan bahwa konsumsi produk-produk yang mengandung sterol, seperti SIT, dapat menurunkan kolesterol darah dengan menghalangi penyerapan kolesterol di usus.
Sebuah studi baru-baru ini dari Penn State University, menunjukkan bahwa diet yang menyediakan 2-3 porsi kacang tanah atau selai kacang tanah perhari, yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal (Monounsaturated Fats,MUFA), dapat mengurangi kolesterol darah sebesar 11 - 14%. Diet kacang tanah juga terlihat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler hingga 21 % dibanding diet rata-rata orang Amerika, padahal sebuah diet rendah lemak hanya mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler sebesar 12 %. Para peneliti dari State University of New York, Buffalo, memeriksa kandungan SIT pada beberapa produk kacang tanah. Mereka menemukan bahwasnack kacang tanah mengandung 160 mg SIT/100 gm dan selai kacang tanah biasamengandung 157 mg SIT/ 100 gm. Tepung kacang dan minyak kacang tanahmasing-masing mengandung sekitar 56 mg SIT/100 gm dan 198 mg SIT/100 gm. Kacang tanah juga mengandung bahan kimia resveratrol, yang telah dikaitkan dengan pengurangan penyakit dan risiko menderita kanker. Resveratrol pertama kali ditemukan dalam minuman anggur merah. Selain itu kacang tanah dan selai kacang tanah juga mengandung vitamin E, asam folat, kalium, magnesium, seng,dan serat, yang semuanya diketahui membawa manfaat untuk kesehatan.


Kacang tanah, Manfaat dan Dampaknya


Kacang Tanah (Arachis hypogea L) merupakan sejenis spesies kacang-kacangan dari famili Fabaceae yang berasal dari Amerika Selatan. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil.
Kacangnya pula tumbuh didalam tanah. Kacang tanah biasanya dimakan langsung tanpa diolah dan juga disajikan dalam berbagai cara seperti direbus, digoreng, dibakar, dihancurkan dan berbagai lagi tergantung selera seseorang itu mengolah makanan ini.
Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.
Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat.
Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 0ns kacang  tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9.
Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol.
Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia.
Namun Kacang tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalah jerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengkonsumsi kacang tanah.
Kaitan dengan kadar kolesterol yang berbahaya:
Table Level Total Kolesterol darah anda:
Ideal: <200 mg/dL
Batas sebelum risiko: 200-239 mg/dL
Berisiko tinggi: >240 mg/dL
Level Kolesterol LDL anda
Ideal: <130 mg/dL
Batas: 130-159 mg/dL
Berisiko tinggi: >160 mg/dL
Level Kolesterol HDL anda
Pria umumnya dari 40 hingga 50 mg/dL
Wanita umumnya dari 50 hingga 60 mg/dL
Level Kolesterol Trigliserida anda:
Normal
: <150 mg/dL
Batas Tinggi: 159-199 mg/dL
Tinggi: 200-499 mg/dL
Sangat Tinggi: >500 mg/dL
Catatan:
- Kolesterol diukur dalam miligram per deciliter darah (mg/dL)
- Total kolesterol = level LDL + level HDL
- Trigliserida adalah jumlah lemak yang bersikulasi dalam darah

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 6.000 perempuan menemukan bahwa mereka yang makan kacang-kacangan atau selai kacang dalam jumlah banyak memotong resiko mereka akan penyakit jantung hampir setengahnya.
Para perempuan tersebut diminta untuk melengkapi kuisioner makanan setiap dua sampai empat tahun antara tahun 1980 dan 2002.
Jumlah perempuan yang menderita dari kondisi seperti serangan jantung atau stroke, atau membutuhkan perawatan revaskulerisasi untuk penyakit jantung, juga dicatat.
Secara keseluruhan, terdapat 452 "peristiwa" yang berkaitan dengan pembuluh darah seperti serangan jantung atau revaskulerisasi - pembedahan untuk meningkatkan sirkulasi darah - dan 182 kasus stroke.
Para perempuan yang mengkonsumsi lebih banyak kacang-kacangan dan selai kacang di awal penelitian lebih kurus, lebih aktif secara fisik, dan cenderung lebih jarang merokok, kata para peneliti.
Setelah menyesuaikan faktor-faktor tersebut yang dapat mempengaruhi hasil, para ahli menemukan bahwa perempuan yang memakan paling tidak lima porsi kacang-kacangan atau selai kacang setiap minggu memiliki 44% resiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan mengalami peristiwa seperti serangan jantung atau stroke.
Porsi tersebut ditetapkan sebesar 28g kacang-kacangan atau 16g (satu sendok makan) selai kacang.
Para peneliti, dari Havard Medical School dan Harvard School of Public Health di Boston, mengatakan: "Data ini memberi kesan bahwa konsumsi kacang-kacangan dan selai kacang secara sering dihubungkan dengan resiko CVD yang lebih rendah secara signifikan pada perempuan yang memiliki diabetes tipe 2."
Ellen Mason, perawat penderita penyakit jantung di British Heart Foundation, mengatakan: "Akan bermanfaat bila memasukkan kacang dalam diet kita karena kacang memiliki lemak jenuh yang rendah yang bisa meningkatkan kolesterol kita.
"Akan tetapi, produk kacang tanah bisa penuh dengan tambahan gula atau garam jadi periksalah labelnya dulu karena itu akan membatalkan manfaat positif kacang. Jangan lupa juga bahwa kacang tinggi kalori.
"Memakan lebih dari satu makanan dalam pemisahan tidak akan membuat banyak perbedaan pada kesehatan anda jika anda tidak aktif dan tidak memiliki diet yang seimbang.
"Sayangnya, mencegah penyakit jantung lebih rumit dari sekedar memakan kacang."

Manfaat Dari Kacang tahah



Alam memberikan manfaat bagi kesehatan, mungkin kacang tanah {Arachis hy-pogaea) tidak sepopuler kacang kedelai. Sebagian kalangan bahkan menganggap kacang tanah tidak baik bagi kesehatan. Namun, berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kacang tanah mengandung berbagai zat fungsional yang dapat memperbaiki kesehatan dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
Para peneliti di Universitas Purdue, Amerika Serikat, menemukan bahwa konsumsi kacang tanah secara teratur dapat menurunkan kadar trigliserida dan memperbaiki kualitas diet melalui peningkatan asupan zat-zat yang dikenal dapat memberi perlindungan dari penyakit jantung seperti magnesium. folat, vitamin E, tembaga, arginin, dan serat. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil beberapa penelitian klinis dan epidemiologis lain seperti Nurses Health Study yang menunjukkan bahwa konsumsi 28 g kacang tanah atau selai kacang tanah per hari, dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Penelitian Harvard School of Public Health melaporkan bahwa konsumsi satu sendok makan (16 g) selai kacang tanah atau 28 g kacang tanah sebanyak lima kali atau lebih, dalam seminggu dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 masing-masing sebesar 21 persen dan 27 persen.
Senyawa bioaktif
Apa yang membuat kacang tanah baik bagi kesehatan? Manfaat kacang tanah bagi kesehatan berasal dari berbagai senyawa yang terkandung di dalamnya. Kacang tanah memiliki kandungan zat antioksidan yang tak kalah dengan buah-buahan. Kandungan antioksidan inilah yang membuat kacang tanah mampu mengurangi risiko penyakit jantung.
Berbagai penelitian menunjukkan, kacang tanah mengandung senyawa aktif fenolik yang terbagi ke dalam empat kelompok yaitu stilben, flavonoid, asam fenolik, dan fitosterol. Stilben adalah zat yang dihasilkan tanaman ketika ia mengalami infeksi, luka, atau stres. Zat stilben utama dalam kacang tanah adalah resveratrol. Resveratrol lebih terkenal terkandung dalam anggur merah, namun temyata kacang tanah pun memiliki kandungan zat ini. Resveratrol dianggap sebagai penyebab “paradoks perancis” yaitu suatu fenomena di mana tingkat kematian karena penyakit jantung di negara tersebut relatif rendah meskipun penduduknya banyak mengonsumsi lemak jenuh.
Selain dapat mengurangi risiko penyakit jantung, resveratrol juga dapat mencegah kanker, bersifat antiestroge-nik, antioksidan yang kuat, dan antipe-radangan. Dalam percobaan terhadap hewan, resveratrol dapat memperbaiki aliran darah otak sehingga mengurangi risiko terkena stroke. Baru-baru ini, resveratrol juga diketahui berpotensi untuk mengobati penyakit alzheimer. Kacang tanah yang disangan merupakan sumber penting resveratrol setelah angggur merah (wine), jus buah anggur merah, dan cokelat hitam dengan konsentrasi maksimum 0,08 ppm. Namun, jika dikonsumsi dengan kulitnya, kadar resveratrolnya tiga kali lebih tinggi. Se-lai kacang tanah memiliki kandungan resveratrol 3,4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kacang tanah sangan beserta kulitnya. Sementara, kacang tanah rebus 2,3 kali lebih tinggi.
Berbagai zat yang termasuk senyawa flavonoid dalam kacang tanah memiliki beragam khasiat seperti menurunkan risiko kanker prostat, kanker paru-paru, aterosklerosis, penyakit jantung, dan kontrol berat badan. Zat lain dalam kacang tanah yang baik bagi kesehatan adalah kelompok senyawa asam fenolik yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol, dan berpotensi dapat mengobati alzheimer.Kacang tanah banyak mendapat perhatian ilmuwan karena zat fitosterol yang terkandung di dalamnya. Struktur kimia fitosterol sama dengan kolesterol, namun fitosterol memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Fitosterol utama dalam kacang tanah adalah beta-sitosterol. Zat ini dapat mencegah kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus. Fitosterol mencegah kanker dengan cara menghambat pembelahan sel, menstimulasi kematian sel-sel tumor, dan mengubah hormon-hormon yang penting bagi pertumbuhan tumor. Fitosterol juga dapat menurunkan kolesterol plasma dengan cara mengganggu penyerapan kolesterol dari usus dan menurunkan risiko penyakit jantung. Pengumpulan data selama 20 tahun terhadap lebih dari 80.000 wanita dalam penelitian Nurses Health Study menunjukkan, wanita yang mengonsumsi sedikitnya 1 ons kacang tanah per minggu memiliki risiko terkena batu empedu 25 persen lebih rendah. Namun, bagi mereka yang telah memiliki masalah dengan ginjal atau empedu, sebaiknya menghindari kacang tanah karena mengandung oksalat yang jika terlalu terkonsentrasi dalam cairan tubuh dapat mengkristal dan menimbulkan masalah kesehatan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Neurology, Neurosur-gery, and Psychiatry menunjukkan, konsumsi makanan kaya niasin secara teratur dapat melindungi dari penyakit alzheimer dan penurunan kemampuan kognitif karena penuaan. Satu cara mudah untuk meningkatkan asupan niasin adalah dengan mengonsumsi kacang tanah. Seperempat cangkir kacang tanah dapat menyediakan seperempat dari kebutuhan jumlah niasin yang sesuai dengan anjuran asupan harian (16 mg/hari untuk pria dan 14 mg/hari untuk wanita).
Lalu jika kacang tanah bermanfaat bagi kesehatan, apakah mengonsumsi banyak kacang tanah dapat menyebabkan kegemukan? Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity menunjukkan bahwa ketakutan badan menjadi gemuk karena banyak makan kacang tanah adalah tidak berdasar. Penelitian selama 28 bulan terhadap 8.865 orang dewasa di Spanyol menunjukkan, orang yang makan kacang tanah memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami penambahan berat badan dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah makan kacang.*Akhmad Taufik, alumnus Teknologi Pangan Universitas Padjadjaran.
Deskripsi:Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dimanfaatkan bijinya sebagai bahan makanan. Kacang tanah sering dianggap sebagai penyebab jerawat karena kandungan lemaknya yang tinggi. Namun penelitian justru menyatakan sebaliknya, kacang tanah bukan pemicu jerawat.
Kandungan:
- lemak
- kalori
- karbohidrat
- vitamin
- protein
- mineral
Khasiat:
Kacang tanah secara tradisional dapat digunakan sebagai obat:
- sakit sendi
- pencahar

Terimakasih.....
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...